IRONI! Hirup Limbah Warga Medan Labuhan & Medan Deli, Beasiswa PT Permata Hijau Palm Oleo (PHPO) KIM II Malah Nyasar ke Lubuk Pakam, Ketua GNI: Kebijakan Aneh Tapi Nyata!
*MEDAN LABUHAN, INDONESIA BRANTAS –* Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Permata Hijau Palm Oleo (PHPO) Kawasan Industri Medan (KIM) II tuai sorotan dan kritik tajam dari masyarakat lingkar industri.
Pasalnya, perusahaan pengolahan kelapa sawit yang beroperasi di KIM II tersebut diketahui menyalurkan bantuan beasiswa kepada 6 siswa/i SMKN 1 Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang, pada Rabu (14/10/2026). Padahal, dampak langsung operasional pabrik seperti bau limbah dan polusi udara setiap hari justru dihirup oleh warga di Kecamatan Medan Labuhan dan Kecamatan Medan Deli.
Penyaluran beasiswa melalui program "Permata Cerdas" periode ke-2 tahun 2026 itu diserahkan secara simbolis oleh Pimpinan Area Pabrik PT PHPO KIM Cahaya Sembiring, disaksikan Kepala SMKN 1 Lubuk Pakam Rahimah.
Sumber berita : https://www.medanberitanews.com/
"Aneh tapi nyata. Perusahaan PT Permata Hijau Palm Oleo di KIM II yang setiap hari limbah dan baunya dihirup masyarakat Kecamatan Medan Labuhan dan Medan Deli, tapi yang dapat bantuan beasiswa malah siswa di Lubuk Pakam yang jaraknya puluhan kilometer," sindir warga sekitar KIM II yang enggan disebutkan namanya.
Menanggapi hal tersebut, *Ketua GNI (Generasi negarawan Indonesia) angkat bicara* dan menyayangkan kebijakan CSR perusahaan yang dinilai tidak tepat sasaran dan mengabaikan prinsip keadilan lingkungan.
"Baiknya yang terutama diperhatikan itu sekolah-sekolah di sekitar perusahaan. Itu baru namanya CSR yang berkeadilan. Jangan sampai asas _Good Corporate Governance_ dilupakan," tegas Ketua GNI, *Rules Gajah S. Com*, kepada awak media.
Menurut Rules, sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas, CSR seharusnya diprioritaskan untuk masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan yang terdampak langsung.
"Kalau perusahaan ada di Medan Labuhan, masa beasiswanya di Lubuk Pakam? Seharusnya siswa-siswi SMK di Martubung, di Belawan, di Labuhan Deli yang berprestasi tapi kurang mampu itu yang dibantu. Mereka yang setiap hari menghirup udara dari KIM. Ini kan lucu," tegasnya.
Ia mendesak manajemen PT PHPO KIM II untuk mengevaluasi total program CSR-nya dan lebih peka terhadap kondisi sosial dan pendidikan di lingkar perusahaan.
"Jangan hanya cari aman dan pencitraan di luar. Perhatikan dulu tetangga sebelah perusahaan. Masih banyak sekolah di Medan Labuhan dan Medan Deli yang butuh bantuan. Jangan sampai masyarakat menilai perusahaan tutup mata terhadap penderitaan warga sekitar," tutup Rules Gajah.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak manajemen PT Permata Hijau Palm Oleo KIM II belum memberikan klarifikasi resmi terkait alasan penyaluran CSR ke wilayah di luar ring 1 perusahaan.
*(Tim Redaksi)*






0 Komentar